Apakah Sobat Ngobi sedang bekerja di rumah selama masa pandemi? Atau yang terkenal dengan istilah Work From Home (WFH) yang mana mewakili aktivitas orang-orang yang terpaksa bekerja di rumah untuk menghindari resiko terpapar wabah Corona. 

WFH merupakan suatu solusi dadakan yang menuntut seseorang tetap produktif walaupun berada di rumah. Namun, bekerja di rumah memiliki tantangan tersendiri karena tidak semua orang mempersiapkan diri dengan baik. Tidak banyak orang yang memiliki ruang kerja memadai. Sehingga seringkali tidak nyaman atau fokus melakukan pekerjaan selama bekerja di rumah 

Misalnya seorang guru yang terpaksa bekerja di rumah untuk selalu memberikan materi pembelajaran secara online. Ruang dapur atau ruang keluarga menjadi layaknya kantor tempat untuk kerja. Sehingga, tidak jarang kertas-kertas absensi menghiasi meja dapur atau di sekitarnya.

Adakalanya pekerjaan kantor bercampur dengan pekerjaan rumah. Setiap orang memiliki tantangan bekerja dari rumah yang berbeda-beda. Namun, Sobat Ngobi dapat mengetahui bagaimana tantangannya selama masa pandemi yang dialami oleh banyak orang, Sob.

Berikut ini adalah 10 tantangan bekerja di rumah selama masa pandemi yang harus Sobat Ngobi ketahui.

1. Tergoda Untuk Santai

Tidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan bekerja selama 8 jam per hari kemudian beristirahat di rumah sepulang dari kantor. Kebiasaan ini adalah rutinitas saat masa normal sebelum masa pandemi yang berada di tempat kerja. Biasa ditarget dan diawasi oleh manajemen. 

Kondisi ini berbeda dengan bekerja di rumah selama masa pandemi. Rumah adalah tempat santai untuk menghilangkan penat setelah bekerja seharian kini menjadi tempat kerja. Tidak jarang suasana santai seringkali menggoda pekerja ketika saat di rumah, Sob.

2. Terganggu Karena Mengasuh Anak 

Tantangan berikutnya adalah orang tua dituntut mampu menjadi wakil guru sekolah untuk mendampingi anak-anak mereka belajar.  Secara bersamaan orang tua diharuskan menyelesaikan pekerjaan kantor dan mengajari anak sekaligus. 

Kemudian, tidak  banyak sarana yang memadai seperti ponsel untuk mendukung proses belajar online. Ada yang satu keluarga hanya memiliki satu ponsel, maka ini menjadi tantangan tersendiri yang mempengaruhi kinerja pekerja ketika bekerja di rumah.

3. Berat Badan Naik 

Biasanya aktivitas bekerja di rumah mengakibatkan badan kurang gerak sehingga kebanyakan orang mengalami kenaikan berat badan. Aktivitas  yang dilakukan lebih cenderung sering di depan gawai dalam waktu lama. Untuk mengalihkan rasa jenuh, ngemil menjadi alternatif yang enak dan menyenangkan sambil menonton film atau lainnya. Akibatnya, tidak terasa berat badan mulai terasa berat karena bertambahnya berat badan.

4. Harus Pandai Memotivasi Diri 

Pemerintah selalu mengajak melalui berbagai media komunikasi agar masyarakat untuk memiliki pola hidup sehat. Namun, hal ini tidak begitu berpengaruh tanpa disertai memotivasi diri sendiri, Sob. 

Soal bekerja lebih produktif di rumah, Sobat Ngobi harus pandai mengingatkan diri sendiri. Jangan sampai kondisi nyaman didalam rumah mampu melalaikan diri sehingga produktivitas menurun.

5. Bosan

Mungkin bekerja di rumah tidak begitu berpengaruh bagi orang-orang yang memiliki kepribadian introvert. Namun, tidak demikian bagi orang-orang dengan kepribadian ekstrovert. Mereka merasa cepat bosan bila tidak bertemu dan bercengkrama dengan orang lain.

Orang-orang yang memiliki kepribadian ekstrovert membutuhkan interaksi secara langsung, Sob. Mereka mendapatkan energi semangat dari luar diri sehingga mereka mudah bosan saat di rumah terlalu lama. Apakah Sobat Ngobi termasuk orang yang memiliki kepribadian ekstrovert?

6. Harus Belajar Perangkat Digital 

Pekerja dituntut untuk dapat menggunakan perangkat digital seperti ponsel atau laptop. Internet menjadi kebutuhan untuk bekerja. Para pelaku usaha kecil juga harus mampu bertahan karena usaha mereka terpaksa tutup dan harus mencari alternatif lainnya. 

Di samping itu, orang tua harus berbagi ponsel dengan anaknya untuk menyimak materi pembelajaran dan tugas dari sekolah secara online. Tantangan bekerja di rumah yang tidak mudah bagi para orang tua yang sekarang memiliki peran yang lebih kompleks, Sob.

7. Lalai Mengatur Waktu 

Bekerja di rumah membuat orang lebih lunak dalam mengatur jadwal kegiatan, Sob. Bangun siang atau bahkan mandi di siang hari lebih mungkin dilakukan karena pekerjaan kantor dapat dilakukan di rumah.

Alhasil, kebanyakan lalai mengatur waktu, Sob. Belum lagi peran ganda menjadi seorang guru yang dilakukan oleh orang tua membuat pengelolaan waktu terganggu. Benar-benar ini menjadi tantangan yang tidak mudah bagi yang work from home.

8. Pendapatan Berkurang

Para pekerja lepas yang berbasis pelayanan seperti ojek online (ojol) mengalami penurunan pendapatan. Orang-orang lebih memilih di rumah. Kini pendapatan lebih sering dari pesan antar barang ke rumah pelanggan. Sayangnya, dengan jumlah ojol yang banyak menjadikan jumlah orderan pesan antar menjadi rebutan bagi para ojol lainnya, Sob.

Cicilan motor, rumah, dan cicilan-cicilan lain semakin terasa mencekik leher. Belum lagi resiko ketika terpapar wabah corona dan tidak mampu membiayai beban perawatan kesehatan. Keahlian yang terbatas menjadi sebab tidak mampu menghasilkan pendapatan tambahan.

9. Stres

Tuntutan aktivitas yang semakin banyak .Namun, pendapatan menurun membuat banyak orang yang stres ketika dipaksa bekerja di rumah, Sob. Kuota internet dan ponsel tambahan harus disiapkan padahal tabungan terus menipis tanpa diimbangi sumber penghasilan tambahan yang cukup.

Akibat dari kondisi ini membuat imunitas tubuh pun semakin memburuk, Sob. Nutrisi yang harusnya terpenuhi untuk meningkatkan imunitas tubuh tidak diperoleh. Orang-orang lebih rentan terpapar wabah Corona dengan potensi kemungkinan sembuh semakin rendah.

10. Menuntut kreativitas 

Masa pandemi mengajarkan masyarakat untuk berpikir kreatif untuk menemukan alternatif menemukan peluang baru. Bagaimana tetap di rumah namun tetap produktif menghasilkan pendapatan. 

Belajar keterampilan baru yang aplikatif menjadi suatu keharusan. Keahlian tentang peluang kerja remote berbasis internet seperti website, youtube, dan media digital lain mulai dilirik, Sob. Bagaimana pun cara asalkan halal harus tetap mendapatkan penghasilan walaupun di rumah.

Penutup

Demikianlah sepuluh tantangan bekerja di rumah selama masa pandemi yang mampu menambah wawasan Sobat Ngobi. Tentu saja Sobat Ngobi memiliki pengalaman tersendiri untuk tetap bekerja walaupun dari rumah. Berbagi informasi dan peluang baru kepada teman-teman sangat dibutuhkan untuk membantu ekonomi mereka. Tetap bergandengan tangan berkontribusi terhadap orang lain. Semoga bermanfaat dan produktif di rumah, Sob.

4 Comments

Leave a comment