Setiap orang memiliki kisah dan perjuangan masing-masing. Ya, termasuk juga kisah perjuangan karier Najwa Shibab. Perjuangannya memiliki tantangan yang unik dan berbeda-beda patut dijadikan pelajaran bagi para millenial, Sob.

Sebagaimana seorang pria, wanita pun memiliki kisah penuh perjuangannya sendiri, Sob. Demikian juga perjuangan Najwa Shihab, yang menurut versi Ngobi, termasuk sosok wanita inspiratif Indonesia, Sob.

Bagaimanakah perjuangan Najwa Shihab, wanita inspiratif Indonesia, berjuang untuk mewujudkan impian hingga memiliki pencapaian seperti sekarang?

Sembari duduk santai, yuk simak lebih jauh seorang Najwa Shihab yang mampu menginspirasi kaum hawa di Indonesia!

Karier Najwa Shihab

Tidak semua kisah selalu diwarnai keceriaan. Ada kalanya bertemu dengan kesedihan dan hampir mencapai titik batas keputusasaan, Sob.

Namun, tidak ada pilihan lain kecuali terus berjuang sampai takdir baik memihak kepada kita.

Dengan keyakinan dan keteguhan, seseorang berubah dari sosok yang biasa saja, bahkan mungkin diremehkan, menjadi sosok inspiratif yang mampu memberikan perubahan besar bagi masyarakat.

Pergi ke Luar Negeri saat Remaja

Apakah Sobat Ngobi sudah tahu kalau ternyata Najwa Shihab adalah seorang Sarjana Hukum, lho. Najwa Shihab (Nana) adalah angkatan 1996 dari Universitas Indonesia (UI), salah satu universitas yang disegani di Indonesia.

Ketika Najwa Shihab menginjak pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), dia terpilih menjadi salah seorang kandidat untuk program pertukaran pelajar Internasional.

Selama satu tahu, dia belajar di Amerika Serikat yang mana program pertukaran pelajar ini, American Field Service (AFS), diselenggarakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya.

Keren banget kan, Sob? Masih di bangku SMA namun sudah mengikuti program pertukaran pelajaran di Negeri Paman Sam.

Najwa Shihab Menikah Muda

Sepertinya pendapat kebanyakan orang yang beranggapan bahwa ketika perempuan menikah akan menghambat perjalanan karier. Anggapan itu tidak berlaku bagi karier Najwa Shihab, Sob. Malahan dia menikah pada usia 20 tahun, lho.

Sempat diwawancarai oleh Merry Ryana, ternyata Najwa Shihab dilamar pada usia 19 tahun. Siapakah yang melamar Najwa Shihab? Tentu saja suaminya, Sjarief Ibrahim Assegaf, yang telah menemaninya lebih dari 23 tahun, Sob.

Lewat wawancari tersebut, Najwa Shihab mengaku bahwa dia sempat umrah terlebih dahulu sebelum menerima lamaran dari Sjarief Ibrahim, lho.

Tujuannya adalah untuk memantapkan hati sebelum memasuki jenjang pernikahan, Sob. Keputusan itu memang perlu pertimbangan yang matang, Sob. Soalnya, waktu itu Najwa Shihab masih kuliah selama tiga semester.

Di sisi lain, sebagian besar orang muslim biasanya melakukan sholat istiharah di rumah, Sob. Namun, Najwa Shibab lebih memilih sholat istiharah ketika umrah untuk memantapkan pilihan. Di benak Najwa Shihab tidak terpikirkan untuk nikah muda, lho. Dia hanya berpikir kalau bisa bahagia (menikah) sekarang, kenapa harus ditunda.

Nah, ketika ditanya tentang pertemuannya dengan sang suami, Najwa Shihab mengaku bahwa dia bertemu dengannya ketika program pertukaran pelajar, lho.

Buat Sobat Ngobi yang sedang ingin mencari jodoh alias pendamping hidup, boleh juga untuk mencontek cara Najwa Shihab, Sob.

Suami Najwa Shihab

Penasaran dengan sosok suami Najwa Shihab ya, Sob? Tenang saja karena sosok suaminya pun akan dijelaskan. Sjarief Ibrahim Assegaf seperti halnya Najwa Shibab keturunan Arab. Sobat Ngobi pun bisa melihat ciri-cirinya dari nama belakang yang dimiliki dan wajahnya.

Soal karier suami, tidak kalah keren dengan karier Najwa Shihab, Sob. Sjarief Ibrahim adalah seorang pengacara di dunia perbankan dan keuangan. Dan tidak hanya itu, profesi sang suami juga mencakup Corporate M&A dan Restrukturisasi & Kepailitan. Keren kan profesinya?

Setelah ditelusuri ternyata sang suami adalah kakak tingkat Najwa Shihab lho, Sob. Memang jodoh itu sebenarnya dekat namun terkadang tidak disadari, ya.

Selain itu, Suami Najwa Shihab melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di University of Melbourne yang dikenal sebagai kampus nomor wahid di Australia. Kini suami Najwa Shihab memiliki gelar LLM setelah lulusan dari pendidikan S2 tahun 2009.

Selama ini memang suami Najwa Shibab hampir tidak pernah disorot publik karena lebih merasa nyaman bekerja di balik layar, Sob. Makanya, kalau kamu berusaha mencari informasi detil tentang biografinya, kamu harus berusaha lebih keras.

Buah Hati dan Kehilangan

Tidak lengkap rasa pernikahan kalau tidak ada buah hati didalamnya. Adanya sang buah hati menjadi penyejuk di tengah bahtera pernikahan.

Pernikahan yang landasi hati yang saling mencintai itu telah melahirkan sang buah hati laki-laki bernama Izzat Assegaf.

Anak pertamanya itu sekarang sedang mengenyam pendidikan di bangku kuliah, Sob. Hal ini tidak sebaik kabar dari anak kedua Najwa Shihab. Anak keduanya, Namiya, meninggal 4 jam setelah dilahirkan.

Dalam pengakuan Najwa Shihab melalui akun Instagram, dia masih belajar untuk merelakan kepergian Namiya, bayi perempuannya, walapun itu terasa berat baginya.

Prinsip Wawancara Ala Najwa Shihab

Terkadang sebagai rakyat biasanya merasa sungkan untuk menanyakan hal-hal yang kritis kepada seseorang. Apalagi menanyakan hal yang sensitif terhadap seorang pejabat publik yang berkuasa. Rasanya seperti sudah down duluan, Sob.

Hal ini berbeda dengan prinsip wawancara ala Najwa Shihab kepada tokoh publik, lho. Dia tidak segan-segan menanyakan sesuatu yang membuat pejabat publik terlihat kerepotan untuk menjawab dengan gamblang.

Sebagai seorang jurnalis profesional, Najwa Shihab merasa dirinya adalah wakil dari masyarakat yang berusaha untuk memastikan transparansi.

Dengan alasan itulah Najwa Shihab berusaha memastikan bahwa setiap pertanyaan dijawab oleh pejabat atau tokoh publik secara tuntas. Makanya terkadang Sobat Ngobi kadang melihat ada tokoh publik yang agak gelagapan menjawab pertanyaan darinya.

Pernyataan dari mereka pun harus diuji, Sob. Apakah memang pernyataan-pernyataan mereka memang sesuai dengan realita dan data yang valid. Dengan cara seperti ini, proses wawancara menjadi tontonan yang asyik untuk dinikmati oleh masyarakat.

Jadi, kelak kalau Sobat Ngobi menjadi seorang pejabat publik yang diundang oleh Mbak Nana, siap-siap paham betul tentang topik yang akan dibicarakan ya, Sob.

Kepribadian Najwa

Walaupun sangat popular di kalangan masyarakat Indonesia, ternyata masih sedikit lho informasi yang membahas tentang biografi Najwa Shihab.

Melalui artikel ini, Sobat Ngobi akan mengetahui beberapa hal mengenai kepribadian Najwa Shihab.

Kepribadian seseorang memiliki andil besar terhadap perjalanan karier Najwa Shihab di dunia jurnalistik, Sob.

Berikut ini adalah beberapa poin tentang kepribadian Najwa Shihab:

  1. Lugas. Dia selalu berusaha membicarakan sesuatu secara gamblang sehingga tidak ada hal-hal yang tabu dan abu-abu.
  2. Tegas. Najwa Shihab memiliki ketegasan dalam menetapkan aturan. Ini terbukti ketika dirinya menjadi moderator dalam setiap dialog.
  3. Detil. Sepertinya hal rinci sudah mendarah daging dalam dirinya. Memang benar bahwa kelebihan ini sangat dibutuhkan untuk keabsahan berita di dunia jurnalistik.
  4. Sistematis. Setiap dialog yang dipandu oleh Najwa Shihab selalu berjalan sesuai waktu yang ditentukan. Dia benar-benar seorang yang terstuktur.
  5. Kaku soal cinta. Walaupun narasi yang dibawakan olehnya begitu meyakinkan. Namun, Najwa Shihab tidak ahli dalam mengungkapkan kata-kata cinta.

Kelima hal di atas sepertinya membuktikan bahwa Najwa Shihab memiliki kecerdasan dominan otak kiri, Sob.

Tidak dapat dipungkiri bahwa sebenarnya kepribadian dan kecerdasan juga berpengaruh terhadap pilihan bidang yang tepat. Itu terbukti pada diri Najwa Shihab yang memilih terjun dan menekuni dunia jurnalistik.

Perjalanan Karier Najwa Shihab

Bagi sebagian orang beranggapan bahwa karier wanita bisa terhalang setelah dia menikah, Sob.

Mendidikan dan mengurus anak dijadikan dalih untuk membenarkan terhentinya karier wanita ketika susah menjadi seorang istri.

Tentu saja hal ini tidak berlaku bagi perjalanan karier Najwa Shihab yang telah menjadi istri di usia 20 tahun dan sedang mengenyam pendidikan perguruan tinggi kala itu.

Catatan Prestasi Najwa Shihab

Justru setelah menikah, Najwa Shihab menuai banyak prestasi yang sangat membanggakan, Sob.

Ingin tahu apa saja prestasi yang telah diraih oleh Najwa Shihab? Yuk simak lihat lebih dalam tentang prestasi Najwa Shihab berikut ini!

  • Penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia tahun 2005 atas kontribusi Laporan Bencana Tsunami Aceh 2004.
  • Jurnalis terbaik Metro TV tahun 2006 dan menjadi nominasi Panasonic Awards sebagai pembaca awara terbaik.
  • Peserta Senior Juornalist Seminar tahun 2006 di beberapa kota Amerika Serikat dan pembicara pada Konvensi Asia America Journalist Assosiation.
  • Nominasi kategori Best Current Affairs/Talkshow Presenter dari Asia Television Awards tahun 2007.
  • Pemandu debat terpilih dari KPUD DKI Jakarta ketika sesi debat kandidat Gubernur DKI Jakarta antara pasangan calon Adang Daradjatun-Dani Anwar dan Fauzi Bowo-Priyanto.
  • Peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards tahun 2008 untuk belajar mendalami dunia hukum.
  • Young Global Leader (YGL) dari World Economic Forum (WEF) tahun 2011.
  • Pemenang kedua Asian Televirion Awards (ATA) tahun 2011.
  • Kembali menjadi nominasi Panasonic Awards tahun 2015 kategori presenter terbaik.
  • Terpilih sebagai The Influential Women of The Year dari Elle Magazine tahun 2015.
  • Termasuk dari Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine tahun 2016.
  • Ditunjuk sebagai Duta Baca Indonesia periode 2016-2020 oleh Perpustakaan Republik Indonesia (PNRI) untuk menyebarkan minat baca ke seluruh penjuru Indonesia.
  • Menulis buku berjudul Catatan Najwa tahun 2016.
  • Dinobatkan sebagai Prensenter Pemilukada Terbaik oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tahun 2017.
  • Menjadi Young Global Leader pada World Economic Forum (2018).
  • Memperoleh National Awards for Journalistic Contribution to Democracy tahun 2019.

Dan masih banyak lagi penghargaan selama perjalanan karier Najwa Shihab, Sob.

Catatan Karier Najwa Shihab

Pantaslah seorang Najwa Shihab memperoleh banyak penghargaan karena didukung oleh Suami dan keluarga.

Di samping itu pendidikan yang tidak diajarkan di sekolah dari lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan karier Najwa Shihab.

Oleh karena itu, sangat penting bagi Sobat Ngobi untuk meminta doa dari orang-orang terdekat untuk mencapai banyak keberhasilan, Sob.

Pencapaian yang Disyukuri Najwa Shihab

Rasa syukur menjadi syarat agar Tuhan selalu memberikan pertolongan di setiap perjuangan karier Najwa Shihab, Sob.

Berikut ini adalah beberapa hal yang disyukuri oleh Najwa Shihab yang setelah mencapai banyak keberhasilan dalam karier:

  1. Mensyukuri nikah muda.
  2. Menunda kehamilan sampai dirinya siap untuk menjadi seorang ibu.
  3. Dikaruniai seorang suami dan ayah yang sangat mendukung kariernya.
  4. Tegas dan objektif dalam dalam berdialog.
  5. Mencoba hal baru yang membutuhkan ketepatan dan keteguhan untuk mengeluarkan keputusan.

Tentu saja masih banyak lagi hal-hal yang disyukuri oleh Najwa Shihab di setiap sisi kehidupannya sehingga dirinya terus termotivasi untuk berkembang semakin baik dari sebelumnya.

Penutup

Itulah catatan Najwa Shihab versi Ngobi yang menceritakan perjalanan karier Najwa Shihab, keturunan Quraish Shihab seorang ulama Indonesia. Sudahkah Sobat Ngobi terinspirasi dengan kisah Najwa Shihab?

Semoga Sobat Ngobi terinspirasi!

4 Comments

Leave a comment