Apakah sobat ngobi tertarik untuk bekerja freelance? Namun bingung apa sebenarnya bekerja freelance itu? Tenang, artikel ini akan memberikan sobat ngobi banyak pencerahan. Ayo, baca sampai selesai ya!

Sebelum adanya pandemi dan kemajuan teknologi, bekerja freelance masih dianggap sebelah mata. Masyarakat masih memandang bahwa seorang yang bekerja freelance itu layaknya seorang pengangguran. Sekalipun ada yang sukses karena bekerja freelance dari rumah, tetap saja mendapatkan stigma negatif. Kelihatan tidak bekerja tapi kok uangnya banyak. Jangan-jangan pesugihan ya.

Nah, beruntung sekali adanya internet, kemajuan teknologi dan pandemi ini membuat profesi seorang freelancer, sebutan bagi seseorang yang bekerja secara freelance, mendapatkan tempat di hati masyarakat. Sekarang banyak orang yang tidak lagi sembunyi-sembunyi menyembunyikan identitasnya sebagai seorang yang bekerja secara freelance. Bahkan sekarang ini banyak tutorial yang mengajarkan tentang cara bekerja freelance.

Menurut data sebuah marketplace freelance terbesar di dunia pada tahun 2015 menyatakan bahwa ada kurang lebih 550.000 orang Indonesia yang terdaftar di situs tersebut dari 16 juta orang dari belahan dunia lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa minat orang Indonesia untuk bekerja secara freelance cukup tinggi.

Apa itu kerja freelance?

Sebenarnya apa itu kerja secara freelance? Secara kata maka freelance adalah kerja lepas atau tenaga lepas. Sedangkan definisi  kerja freelance adalah bekerja secara lepas dan tidak terikat dengan instansi atau perusahaan tertentu. Seorang freelancer memiliki kebebasan dengan siapa saja mereka ingin bekerja. Uniknya lagi menjadi seorang freelancer ini bisa bekerja untuk lebih dari satu perusahaan/instansi dalam satu waktu.

Bekerja secara freelance memberikan kebebasan untuk bekerja darimana saja dan kapan saja. Asalkan bisa menyelesaikan tugas pekerjaan sesuai yang disepakati dengan klien diawal. Seorang freelancer dibayar pekerjaannya sesuai dengan kontrak yang disepakati. Ada freelancer yang dibayar per-jam, per-hari, atau per-projek.

Siapa yang bisa bekerja freelance?

Apakah semua orang bisa bekerja secara freelance? Jawaban dasarnya tentu semua orang bisa dengan syarat mereka memiliki skill spesifik yang bisa ditawarkan. Kalau di luar negeri pekerjaan menjadi seorang freelancer sudah sangat umum. Karena perusahaan merasa diuntungkan ketika menggunakan jasa seorang freelancer.

Seseorang yang bekerja secara freelance adalah seseorang yang sudah memiliki keahlian spesifik. Mengapa perusahaan lebih suka menggunakan jasa seorang freelancer? Karena perusahaan tidak perlu repot lagi untuk mengeluarkan biaya pelatihan karena seorang freelancer tentu sudah memiliki keahlian di bidang yang ditawarkan.

Dari segi pembiayaan juga menghemat pengeluaran perusahaan. Dibandingkan membayar karyawan per-bulan dan masih diperlukan biaya pelatihan dan biaya lainnya maka akan lebih murah dengan menggunakan jasa seorang freelancer.

Buat sobat ngobi yang tertarik untuk kerja freelance jangan lupa ya untuk terus menggali skill yang dimiliki. Kembangkan skill yang spesifik, misalnya kalau sobat ngobi suka menulis maka kembangkan menjadi lebih spesifik lagi. Apakah menulis naskah untuk sinetron, menulis iklan, menulis konten, menulis buku dan lain sebagainya.

Pada salah satu situs freelance ada kurang lebih 1350 kategori bidang pekerjaan yang bisa dilakukan secara freelance. Namun yang paling populer adalah pengembangan website, desain grafis, desain logo, pemasaran, penulisan dan aplikasi seluler.

Baca Juga : 5 Cara Memulai Karir Sebagai Seorang Freelancer

Kerja freelance itu seperti apa?

Apakah sobat ngobi sudah mengerti bagaimana cara kerja seorang freelancer? Kalau belum, yuk simak penjelasan berikut ini!

Seorang yang bekerja secara freelance maka tidak terikat menjadi karyawan tertentu dalam suatu perusahaan atau institusi. Mereka bebas bekerja untuk siapa saja yang membutuhkan jasanya. Seseorang yang bekerja freelance harus memiliki keahlian yang spesifik sehinga pekerjaan yang diberikan pun spesifik.

Awalnya seorang freelancer akan membuat kesepakatan dengan klien terkait pekerjaan yang dilaksanakan, bagaimana mekanisme kerjasamanya, deskripsi tugasnya seperti apa, timeline pekerjaannya, dan sistem pembayaran. Untuk sistem pembayaran bisa dilakukan per-jam, per-hari, atau per-proyek. Biasanya di luar negeri sistem pembayaran yang biasa dilakukan adalah pembayaran per-jam.

Setelah membuat kesepakatan diawal maka freelancer akan melaksanakan tugasnya sesuai dengan deskripsi pekerjaan yang diberikan. Freelancer bisa bekerja darimana saja asalkan memiliki koneksi internet untuk berkomunikasi dengan klien. Wah, menarik bukan?

Berapa gaji seorang freelancer?

Gaji seorang freelancer sangat bervariasi tergantung projek yang dikerjakan. Menurut situs freelancer yang ada di Indonesia  untuk projek pengembangan website gajinya mulai dari 300 USD, desain grafis gajinya mulai dari 100 USD, desain logo mulai dari 50 USD, pemasaran mulai dari 150 USD, penulisan mulai dar 50 USD, dan aplikasi seluler mulai dari 50 USD. Tinggal dikonversikan saja dalam rupiah.

Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa gaji seorang freelancer mengalahkan gaji para karyawan atau pegawai negeri. Apakah sobat ngobi tertarik mencoba? Semakin tinggi jam terbang sobat ngobi maka harganya pun bisa semakin tinggi. Uniknya menjadi seorang freelancer adalah kita bisa menentukan gaji yang diinginkan.

Bagaimana cara menjadi seorang freelancer?

Apakah sobat ngobi ingin menjadi seorang freelancer? Maka inilah caranya:

  • Siapkan portofolio terbaik anda. Portofolio bisa berupa contoh hasil pekerjaan yang sudah pernah dibuat. Sebaiknya portofolio dalam bentuk website sehingga ketika klien minta portofolio kita maka kita hanya perlu memberikan link portofolio kita. Sekarang banyak sekali platform online yang khusus untuk portofolio hasil karya, jadi sobat ngobi tidak perlu untuk membuat website sendiri. Walaupun akan lebih baik bila memiliki website sendiri.
  • Memperkenalkan diri sebagai seorang freelancer. Caranya bisa dengan bergabung di marketplace khusus untuk para freelancer. Marketplace ini mempertemukan antara klien dengan para freelancer.

Baca Juga : 9 Situs Website Freelance Untuk Anda yang Ingin Work From Home

  • Bangun personal branding bahwa anda adalah freelancer melalui sosial media yang dimiliki.
  • Jangan lupa untuk membuat tarif kerja anda ya. Tarif kerja bisa ditentukan per-jam, per-hari atau per-proyek pekerjaan.

Menarik sekali bukan bekerja secara freelance? Buat sobat ngobi yang masih menunggu panggilan kerja, bisa dicoba peluang bekerja secara freelance. Uniknya bekerja secara freelance tidak mensyaratkan ijazah pendidikan terakhir adalah sarjana. Selama kita mempunyai portofolio pekerjaan yang bagus maka kita bisa saja mendapatkan pekerjaan secara freelance. Selamat mencoba ya!

13 Comments

Leave a comment