Masa pandemi seperti sekarang ini menjadi sebuah masa yang tidak pasti. Oleh karena itu penting sekali untuk mengatur keuangan di masa pandemi.

“Ah, gajiku cukup kok, tidak perlulah membuat perencanaan keuangan.”

 Eits, jangan beranggapan seperti itu dulu. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Siapa juga yang akan menyangka akan adanya pandemi ini.

Pandemi ini membuat tatanan aktivitas perekonomian masyarakat menjadi terganggu. Bahkan ada yang terkena PHK besar-besaran.

Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? Bersyukur jika kondisi keuangan kita saat pandemi tidak goyah, itu tandanya juga kita diminta untuk belajar cara mengatur keuangan. 

Nah, pertanyaannya bagaimana cara mengatur keuangan selama masa pandemi ini? Berikut ini ada lima cara mengatur keuangan yang bisa sobat ngobi praktekkan.

1. Periksa Kondisi Keuangan Anda

Cara pertama untuk mengatur keuangan adalah dengan memeriksa kondisi keuangan Anda. Bahasa kerennya adalah melakukan financial check-up. Wah seperti kesehatan saja ya.

Nah, financial check-up juga bertujuan untuk mengetahui seberapa sehat kondisi keuangan kita. Lantas apa saja yang perlu diperiksa?

Hal yang perlu diperiksa dalam kondisi keuangan kita adalah

  • Berapa pemasukan kita setiap bulannya?
  • Berapa sumber pendapatan kita? Apakah sudah memiliki multiple income?
  • Berapa aset yang mudah untuk dicairkan apabila dalam keadaan darurat?
  • Berapa kemampuan kita dalam menabung setiap bulannya?
  • Berapa kemampuan kita dalam membayar atau mencicil hutang yang kita miliki?

Nah, empat hal itulah yang perlu diperiksa sebaiknya untuk setiap tahunnya.

2. Membuat Perencanaan Bulanan dan Tahunan

Bisnis aja ada rencananya apalagi hidup Anda harusnya  punya rencana yang lebih detail daripada sebuah bisnis. Kalau rencana bisnis gagal, kita bisa ganti ke rencana berikutnya.

Namun bagaimana kalau hidup kita yang gagal? Kita tidak mungkin meminta dilahirkan kembali bukan? Karena kesempatan kita hidup hanya satu kali.

Oleh karena itu penting sekali untuk membuat perencanaan keuangan. Apa saja yang perlu direncanakan? Hal yang paling penting direncanakan adalah pengeluaran.

Ada konsep yang merekomendasikan untuk membagi uang pendapatan anda dalam perbandingan 50 : 30 : 20. Gunakanlah 50% uang dari pendapatan Anda untuk kebutuhan sehari-hari.

Selanjutnya gunakan 30% uang dari pendapatan Anda untuk menabung dan sisanya sebesar 20% untuk hal-hal yang bersifat entertain atau hiburan.

Penting dong menyisihkan uang untuk hiburan. Karena ini akan membantu kita refresh setelah penat bekerja dalam satu bulan.

Baca Juga : 5 Tips Simpel Dalam Menabung

3. Buatlah Tujuan Finansial

Sobat ngobi tentu punya impian bukan? Sobat ngobi ingin punya rumah sendiri, mobil sendiri dan impian lainnya itu termasuk dalam tujuan finansial.

Tujuan finansial akan membuat Anda semakin bersemangat dalam meraihnya. Tujuan finansial yang perlu diprioritaskan adalah dana darurat, dana pendidikan, dana beli rumah, dana pergi haji dan liburan.

Cara membuat tujuan finansial ini agar bisa segera terealisasi adalah dengan membuat perencanaan untuk pencapaian tujuan finansial. Cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Tentukan impian atau keinginan yang ingin Anda dan keluarga capai misalkan naik haji berdua, kuliah ke luar negeri, memiliki rumah di cluster mewah atau impian lainnya.
  • Setelah menentukan impian atau keinginan maka selanjutnya adalah dengan menentukan estimasi biaya dari impian atau keinginan kita. Dengan mengetahui estimasi biaya ini kita bisa mengira-ngira setiap bulan berapa uang yang perlu disisihkan.
  • Menentukan jangka waktu tercapainya impian itu. Kalau kita membuat impian harus detail ya, termasuk juga kapan impian itu akan dicapai. Tulislah jangka waktu kapan impian akan dicapai. Misalkan impian tinggal di rumah cluster mewah ingin dicapai pada tahun 2022.
  • Buatlah strategi realisasinya. Nah, ini penting sekali. Karena impian akan terwujud bila ada tindakan. Penting sekali untuk membuat strategi. Strategi yang dilakukan bisa dengan menabung, arisan atau investasi saham serta cara lainnya.

Demikianlah cara menentukan tujuan finansial. Kerjakan apa yang menjadi prioritas terlebih dahulu.

4. Membuat Prioritas Pengeluaran

Nah, ini yang biasanya banyak orang sering kebobolan. Apalagi kalau lagi musim diskon. Barang  yang tidak dibutuhkan namun sedang diskon besar-besaran bisa keangkut semua. Lalu ujung-ujungnya menyesal karena pengeluaran membengkak.

Perlu sekali pada masa pandemi ini untuk membuat prioritas pengeluaran. Karena pandemi ini belum jelas kapan berakhirnya.

Buatlah prioritas pengeluaran untuk kebutuhan primer terlebih dahulu seperti pangan, papan dan sandang. Setelah itu prioritaskan juga untuk penyimpanan dana darurat.

Untuk hal-hal yang bersifat kebutuhan tersier bisa dipenuhi ketika kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi. Masa pandemi ini menjadi masa yang penting untuk membuat skala prioritas pengeluaran.

5. Milikilah Multiple Income

Untuk bisa bebas secara finansial baik pada masa biasa ataupun pandemi salah satu caranya adalah dengan memiliki multiple income atau pendapatan lebih dari satu sumber.

Jangan hanya mengandalkan gaji bulanan saja. Anda perlu memiliki pendapatan lebih dari satu sumber. Cara yang bisa Anda lakukan adalah bisa dengan berbisnis online, freelance ataupun berinvestasi.

Dengan memiliki lebih dari satu sumber pendapatan maka Anda akan menjadi lebih tenang. Karena bila Anda seorang karyawan dan hanya mengandalkan gaji bulanan, belum tentu perusahaan tempat Anda bekerja bisa bertahan pada masa pandemi ini.

Kalau Anda hanya mengandalkan gaji bulanan dan ternyata perusahaan Anda harus bangkrut karena pandemi ini. Wah, bisa bahaya. Sudah penghasilan utama hilang, Anda tidak punya sumber penghasilan lainnya.

Ada hikmah dibalik pandemi ini, kita bisa semakin mudah mendapatkan uang dengan berjualan produk secara online atau berjualan jasa yang kita miliki secara online. Itu bisa jadi sumber pendapatan baru lho.

KESIMPULAN

Itulah lima cara mengatur keuangan di masa pandemi yang bisa Anda coba. Pandemi ini membuat kita mau tidak mau harus pandai dalam hal cara mengatur keuangan. Selamat mencoba!

Leave a comment