Pernah nggak sih Sobat Ngobi merasa kagum dengan cara public speaking para komikus? Rasa-rasanya cara public speaking mereka itu hebat sekali dan mereka memang benar-benar berbakat.

Padahal, seorang komikus pun butuh persiapan dalam public speaking di atas panggung. Lewat tulisan ini Anda akan tahu sob, tips public speaking anti grogi ala komikus, Pandji Pragiwaksono.

Kendala Public Speaking

Berbicara di depan umum bisa menjadi hal paling menakutkan bagi orang tertentu. Hal yang paling membuat berbicara di depan umum adalah ketakutan mereka akan persepsi orang lain terhadap mereka.

Menurut Pandji Pragiwaksono, ada dua kendala dalam berbicara di depan umum. Kendala tersebut adalah kendala teknis dan kendala non teknis.
Kendala teknis dalam public speaking meliputi tata letak panggung, pengaturan cahaya, microphone dan speaker. Sedangkan kendala non teknis meliputi kondisi diri seperti grogi, takut, lupa, tidak menguasai
materi, diganggu penonton, dan ada suara bising.

Nah, kendala teknis biasanya tak terlalu berpengaruh dalam pelaksanaan public speaking. Kendal non teknis terkait kondisi diri yang paling sering dialami oleh banyak orang. Oleh karena itu, sebelum berbicara di depan umum, kita harus mengenali kendala non teknis yang kita hadapi. Secara umum kendla non teknis itu bisa diatasi dengan tips berikut ini.

Cara Mengatasi Kendala Public Speaking


Nah, dari penjelasan di atas, Anda sudah tahu bahwa ada dua jenis kendala dalam public speaking. Mana yang menjadi kendala paling berarti ketika Anda akan berbicara di depan umum? Kalau Anda belum tahu cara mengatasi kendala tersebut, maka berikut langkah untuk mengatasi
kendala dalam berbicara di depan umum.

1. Mencari Akar Permasalahan

Cara apa pun tidak akan efektif apabila kita tidak tahu akar permasalahannya. Oleh karena itu, penting untuk mencari akar permasalahan yang mengganggu Anda dalam berbicara di depan umum.
Apakah masalah teknis atau non teknis?

Kalau masalah non teknis yang berkaitan dengan ketakutan tanggapan orang terhadap Anda, maka cara berikut bisa Anda coba. Cobalah bertanya pada sepuluh orang yang mengenal Anda. Tanyakanlah kesan pertama apa yang muncul ketika mereka mengenal Anda.

Catat setiap kesan yang mereka sebutkan pada Anda. Setelah tercatat semua, silahkan Anda mengkonfirmasi dalam diri apakah kesan mereka terhadap Anda itu benar atau tidak.

Mengapa perlu melakukan ini? Agar Anda bisa membuat gambaran bagaimana orang lain menganggap Anda. Memang, dalam hal public speaking yang akan dilihat lebih awal adalah kesan dari penampilan
utama


Nah, dengan mengetahui anggapan dan kesan dari sepuluh teman Anda, apabila ada yang tidak sesuai, maka patahkan ketika Anda berbicara di panggung. Misalkan orang menganggap Anda adalah orang yang serius, padahal sebenarnya tidak. Maka patahkan anggapan itu ketika berbicara di depan umum dengan memberikan lelucon.

2. Mencari Cara Agar Permasalahan Tidak Berulang

Setelah Anda mengetahui akar permasalahan dalam berbicara di depan umum. Tentu langkah selanjutnya adalah mencari cara agar permasalahan tidak berulang.

Misalkan Anda punya masalah grogi ketika berbicara di depan umum. Grogi itu muncul pasti ada sebabnya dong. Cari tahu dulu penyebab Anda grogi. Contohnya penyebab Anda grogi adalah tidak menguasai materi, maka nanti ketika Anda akan tampil berbicara di depan umum buatlah persiapan penguasaan materi.

Orang yang sukses dalam berbicara di depan umum tidak akan mengulangi kesalahan berulang kali. Justru mereka belajar dari kesalahan.

Tips Mengatasi Rasa Grogi Saat Public Speaking

Buat Anda yang masih suka gemetaran dalam public speaking, semoga tips ini bisa membantu. Tips inilah yang dilakukan oleh komikus terkenal Indonesia, Pandji Pragiwaksono.

1. Menuliskan Materi Public Speaking

Kata siapa pembicara hebat itu langsung ceplas-ceplos saja ketika berbicara. Mereka bisa hebat berbicara di depan umum itu karena ada persiapannya yakni dengan menuliskan materi yang akan mereka bawakan. Termasuk juga komikus, mereka hampir lebih dari 90% ketika akan tampil, pasti sudah menyiapkan materi yang sudah ditulis.

Materi yang ditulis itu tak harus menggunakan bahasa puitis. Cukup gunakan bahasa bertutur. Beri tanda juga kapan Anda harus berhenti, melemparkan pertanyaan pada penonton dan sebagainya.

2. Membuat Manajemen Waktu Tampil

Setelah menulis materi, agar pembicaraanmu tidak bertele-tele, Anda perlu untuk membuat pengaturan manajemen waktu tampil. Buatlah patokan sendiri seberapa lama Anda akan berbicara di depan umum.

Berbicaralah langsung pada pesan yang ingin disampaikan, agar Anda bisa tetap mendapatkan atensi dari penonton. Karena bila pembicaraan Anda bertele-tele, jangan salahkan mereka apabila tidak fokus lagi mendengarkan Anda.

3. Buat Presentasi dengan Prinsip 10:20:30

Agar semakin menarik perhatian penonton, sah-sah saja membuat presentasi. Ada prinsip yang bisa Anda coba ketika menggunakan alat presentasi, yakni prinsip 10:20:30.

Apa arti prinsip itu? Gunakan 10 slide presentasi dengan ukuran font minimal 20 dan durasi presentasi maksimum 30 menit. Jangan gunakan terlalu banyak kata, imbangi dengan banyak gambar visual yang menarik.

Baca Juga: 7 Tips Psikologi yang Dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri

4. Berpenampilan yang Membuatmu Nyaman

Ternyata penampilan, dalam hal ini pakaian sangat membantu meningkatkan kepercayadirian. Ketika Anda memakai baju yang nyaman dan Anda pun suka, maka secara otomatis rasa percaya diri akan meningkat.

Oh ya, jangan lupa untuk berpenampilan sesuai dengan acara yang Anda ikuti. Misalkan Anda akan berbicara di depan para pejabat, tentunya tak etis apabila Anda hanya menggunakan kaos.

5. Gunakan Nafas Perut Untuk Menghilangkan Rasa Grogi

Meski persiapan sudah sempurna, kadang masih ada rasa grogi yang muncul. Ketika rasa grogi melanda, tangan pun menjadi gemetar. Untuk mengurangi rasa grogi ini, Anda bisa melakukan pernafasan perut.

Pernapasan perut ini dilakukan dengan menghirup udara dari hidung dan kembungkan perut Anda, ketika akan menghembuskan maka kempiskan perut Anda.

6. Kenali Karakter Audience Anda

Nah, penting sekali untuk Anda mengenali karakter dari audience Anda. Anda bisa tanyakan pada panitia siapa saja yang akan datang nanti. Dengan mengenali karakter audience, maka hal ini akan memberikan kemudahan Anda untuk berimprovisasi ketika berbicara di atas panggung.

7. Buka dengan Topik yang Dekat dengan Audience Anda

Kalimat pertama Anda dalam public speaking akan menentukan apakah audience bersedia memberikan perhatian penuh pada topik pembicaraan. Misalkan Anda akan berbicara tentang topik kerusakan lingkungan. Tariklah perhatian audience dengan topik yang dekat dengan mereka.

Jangan langsung berbicara bahaya dari kerusakan lingkungan. Anda bisa memancingnya dengan permasalahan mereka ketika musim kemarau datang seperti hujan yang turun tidak menentu, hingga sumur yang airnya semakin berkurang.

Kesimpulan

Nah, itulah tips public speaking ala komikus terkenal yang bisa Anda coba. Orang yang hebat berawal dari orang amatir yang terus berusaha. Selamat berlatih dan menjadi pembicara hebat ya.

Leave a comment