Siapa sih yang tidak kenal Raditya Dika? Seorang penulis, komikus, aktor, sutradara sekaligus youtuber. Subscriber youtube-nya saja mencapai 8,95 juta. Wow!

Perjalanan karirnya hingga cemerlang sampai saat ini diawali dari hobinya nge-blog. Ia menulis kegiatan sehari-hari yang dialaminya di blog. Ibaratnya blog sudah menjadi diary bagi seorang Raditya Dika.

Raditya Dika mulai aktif nge-blog semenjak ia duduk di bangku SMA. Tak disangka blog-nya rame dibaca oleh pembaca sehingga ia menulis buku pertamanya yang berjudul Kambing Jantan : Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh. Buku pertamanya itu menceritakan kegiatan sehari-harinya ketika berkuliah di Adelaide, Australia.

Ada 10 fakta unik dari Dari Bang Radit yang perlu Sobat Ngobi ketahui, apa sajakah itu?

1. Memiliki Nama Asli Dika Angkasaputra Moerwani Nasution.

Nama Raditya Dika adalah nama pena. Seperti beberapa penulis, ada yang menggunakan nama pena dalam setiap karyanya. Nama aslinya adalah Dika Angkasaputra Moerwani Nasution, putra dari ayah bernama Joeslin Nasution dan Ibu bernama Tetty Nasution.

2. Karir Cemerlangnya Berawal Dari Nge-Blog

Raditya Dika tidak menyangka bahwa alur karirnya akan menjadi seperti sekarang ini. Semua itu bermula dari hobinya nge-blog menceritakan kegiatan sehari-hari. Dari nge-blog itu lahir buku pertamanya

Buku pertamanya yang berjudul Kambing Jantan : Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh, menjadi pusat magnet bagi kesuksesan Raditya Dika. Mengapa? Karena buku tersebut mempersembahkan genre baru yang masih tergolong baru yakni genre komedi.

Selain dibungkus dalam cerita komedi, buku bang Radit juga dikemas dalam cerita personal yang membuat bukunya berbeda daripada penulis lain.

3. Nama Binatang Menjadi Personal Branding Bukunya.

Dalam sebuah artikel di majalah Innovation Indonesia menyatakan bahwa binatang adalah identitas Raditya Dika. Maksudnya bagaimana? Coba sobat ngobi perhatikan buku-buku yang ditulisnya, pasti selalu ada nama binatang dalam setiap judulnya.

Beberapa judul bukunya adalah sebagai berikut: Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (2005); Cinta Brontosaurus (2006); Radikus Makankakus: Bukan Binatang Biasa (2007); Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang (2008); Marmut Merah Jambu (2010); Manusia Setegah Salmon (2011); Koala Kumal (2015); Ubur-Ubur Lembur (2018).

Dari judul-judul diatas semuanya ada nama binatangnya kan? Jadi wajar bila nama binatang menjadi personal branding dari buku yang ditulis oleh Raditya Dika.

Baca Juga : 10 Fakta Unik Khabib Nurmagomedov I UFC

4. Pemalas yang Produktif

Sobat ngobi, mau tahu darimana datangnya ide-ide karya yang dibuat oleh Raditya Dika? Ternyata datangnya dari kemalasannya, eh maksudnya bagaimana?

Dalam sebuah wawancara di youtube, bang Radit menyatakan bahwa ia adalah pemalas yang produktif. Ia tak suka pergi keluar rumah, ia tidak suka pergi ke keramaian, ia lebih suka melamun dan menyendiri.

Nah, dari kebiasaannya yang suka menyendiri, rebahan sambil melamun maka datanglah ide-ide liar yang memintanya untuk segera ditulis.

5. Sempat Dicemooh Bahwa Penulis Tidak Punya Jenjang Karir

Semakin tinggi pohon maka semakin kencang pula anginnya. Itulah yang dialami oleh Raditya Dika. Suatu ketika ia bertemu teman SMA-nya di eskalator sebuah pusat perbelanjaan.

Temannya bertanya, “Sekarang lo kerja dimana?”

“Gua jadi penulis nih bro.” Jawab Raditya Dika.

“Wah masa depan penulis itu suram bro, penulis itu nggak punya tangga karir kayak pekerjaan gua.” jawab temannya itu.

Kejadian itu membuatnya berpikir bahwa memang benar menjadi penulis tidak punya tangga karir. Semenjak dicemooh seperti itu, justru menjadi pelecut semangat bagi dirinya.

Raditya Dika mendapatkan pemahaman baru bahwa karir itu tidak melulu harus naik ke atas. Namun juga bisa ke samping. Misalkan jadi penulis maka karir ke sampingnya bisa menjadi sutradara, produser dan semacamnya.

6. Punya Beberapa Pintu Penghasilan Dari Menulis.

Kalau ingin bebas secara finansial, salah satu caranya adalah dengan membuat beberapa pintu penghasilan (revenue stream). Raditya Dika menyarankan untuk membuat beberapa pintu penghasilan dari basic kemampuan yang dimiliki.

Misalnya Raditya Dika memiliki basic menulis maka sumber revenue stream yang lain adalah bisa dengan membuat serial sendiri, menjadi aktor dari script yang dibuat dan semisalnya.

7. Raditya Dika Pensiun Dini

Emang penulis punya pensiun? Wah jangan salah ya. Pensiun bukan hanya milik para pegawai negeri sipil. Raditya Dika telah membuktikannya.

Bang Radit sudah memiliki dana pensiun yang bisa menghidupinya kelak. Dana pensiunnya sudah terkumpul sebelum usia 40 tahun. Istilah kerennya Raditya Dika telah pensiun dini sebelum umur 40 tahun.

Cara yang dilakukannya agar bisa pensiun dini adalah dengan menyisihkan uang dari pendapatan yang diterima untuk uang pensiun hingga mencapai jumlah tertentu. Sehingga setiap tahunnya 4% dari uang pensiun itu bisa digunakan untuk menghidupi kehidupan sehari-harinya.

8. Menjadi Berbeda Adalah Kunci Kesuksesannya

Orang sukses bukanlah orang kebanyakan. Seringkali orang sukses itu berasal dari orang yang berani berbuat beda. Seperti Raditya Dika ketika akan membuat serial stand up comedy.

Ia mencari cara agar serialnya itu tidak sama dengan komikus lainnya. Sehingga muncullah ide serial cerita cintaku. Serial ini membuat penonton bisa ikut serta didalamnya. Ini belum pernah ada di Indonesia.

9. Jangan Cengeng Dalam Berkarya

Pesan dari Raditya Dika bagi anda yang ingin berkarya adalah jangan cengeng! Seperti nasehat mentornya. Jangan sedikit-sedikit berkeluh-kesah.

Misalkan ingin menulis tapi kok merasa belum punya ilmu, lagi tidak mood, pokoknya jangan cengeng , langsung mulai nulis saja. Pesan dari mentornya untuk jangan cengeng diterapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Sehingga ketika menemukan kesulitan atau hambatan, bukannya mundur dengan seribu alasan namun maju dengan segala macam cara meskipun belum cukup tahu. Nah, bisa banget nih dicoba oleh anda, Sob.

10. Sudah Memiliki Tabungan Anak Semenjak Tahun 2005

Fakta unik yang terakhir ini cukup membuat kagum sekaligus merasa kocak. Jadi, ketika Raditya Dika mendapatkan cek royalti dari bukunya yang terbilang besar, maka langsung dimasukkan ke tabungan.

Uniknya semenjak tahun 2005, jauh sebelum menikah, Dia sudah visioner untuk membuat tabungan anak. Nah, karena belum ada nama anaknya maka dinamailah tabungan tersebut dengan nama kecoa. Wah memang unik ya.

Nah, itu dia sob 10 fakta unik dari bang Radit. Ternyata setiap orang punya arena tantanganya sendiri ya.

Jangan menyerah ketika dicemooh. Justru cemooh, nyinyiran bahkan hinaan orang terkadang menjadi bahan bakar pelecut semangat untuk segera meraih kesuksesan seperti yang dialami oleh Raditya Dika. Selamat menemukan jalan kesuksesanmu sendiri!

Leave a comment