Remote working, istilah bekerja darimana saja dan kapan saja, menjadi populer semenjak pandemi COVID-19. Awalnya bagi mereka yang belum terbiasa, rasanya berat melakukan pekerjaan apabila tidak di tempat kerja. Namun seiring berjalannya pandemi ini, masyarakat Indonesia sudah semakin akrab dengan remote working.

Remote working ini biasanya dilakukan oleh para freelancer. Maka tak heran apabila para karyawan atau pegawai yang tiba-tiba diminta untuk bekerja secara remote working merasa kewalahan.

Karena remote working ini mendobrak kebiasaan yang sudah ada. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa apabila bekerja itu dengan datang ke tempat kerja bukan berpindah-pindah tempat atau hanya dari rumah saja.

Setelah adanya pandemi ini, justru kerjaan secara remote working menjadi primadona dan pilihan karir. Enak sekali bukan, kerjanya bisa darimana saja yang penting pekerjaan terselesaikan dan gaji pun mengalir lancar. Nah, berikut ini tujuh alasan mengapa remote working menjadi pilihan karir bagi para generasi sekarang.

1. Pekerjaan Bisa Diselesaikan Secara Fleksibel

Bekerja secara remote memberikan karyawan fleksibilitas untuk bekerja. Mereka bisa bekerja darimana saja dan kapan saja. Mereka bisa bekerja dari rumah, coffee shop atau tempat yang mereka rasa nyaman. Dengan remote working ini juga memberikan karyawan otonomi untuk bekerja secara nyaman.

2. Waktu Tidak Terbuang Percuma di Jalan

Katakan good bye macet dan berdesak-desakkan di dalam transportasi umum. Enaknya remote working adalah sobat ngobi tidak pelu membuang waktu yang seharusnya bisa digunakan untuk mengerjakan tugas malah terbuang percuma di jalan, baik macet ataupun berdesak-desakan di kendaraan umum.

Katakanlah jam kerja anda dimulai jam 8, kalau anda bekerja langsung di kantor maka anda harus sudah siap-siap mulai dari jam 6 pagi dan bergegas untuk berangkat. Karena apabila lebih dari jam 6 bisa jadi anda akan terlambat.

Bandingkan apabila anda bekerja secara remote. Waktu dua jam tadi bisa anda gunakan untuk kegiatan lainnya yang menunjang produktivitas anda dalam bekerja,.

3. Work Life Balance

Nah semboyan Work Life Balance, semboyan yang sangat disukai generasi millenial sekarang ini. Hampir 80% waktu dari hidup kita habis dengan pekerjaan. Terlebih buat anda yang bekerja kantoran mulai dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Anda sudah harus berangkat jam 7 pagi dan sampai rumah pun hari sudah malam.

Rasanya hidup anda habis dimakan oleh urusan pekerjaan saja. Waktu untuk diri sendiri dan keluarga menjadi berkurang. Dengan bekerja secara remote, maka semboyan work life balance bisa terpenuhi.  Seimbang antara kehidupan pribadi dan pekerjaan adalah impian bagi setiap orang.

Dengan seimbangnya urusan pekerjaan dan pribadi akan membuat karyawan lebih bahagia sehingga bisa mendorong produktivitasnya. Karyawan yang bahagia akan lebih produktif.

Baca Juga : Work From Home Ditengah Pandemi Covid 19

4. Memiliki Lebih Banyak Kebebasan

Remote working membuat karyawan merasa lebih bahagia dan memiliki lebih banyak kebebasan. Kebebasan yang utama tentunya tidak terikat dengan jam kerja 9 to 5 yakni berangkat jam 9 pagi dan pulang jam 5. Mereka memiliki kebebasan bekerja di rumah atau dimana saja.

Apabila mereka bekerja di rumah, saat waktu jeda bekerja mereka bisa bermain sejenak bersama anak-anak mereka. Atau mungkin pekerjaan hari berikutnya bisa dirangkap sehingga hari berikutnya mereka lebih memiliki kebebasan waktu untuk melakukan urusan lainnya.

5. Meningkatkan Kesejahteraan

Apabila bekerja seperti biasa maka ada gaji yang terkuras secara terus-menerus untuk uang makan siang, transportasi atau urusan lainnya yang mendadak seperti  memperbaiki kendaraan yang tiba-tiba bocor di tengah jalan dan sebagainya.

Kabar baiknya dengan remote working, gaji anda tak perlu terpotong dengan uang makan siang ataupun uang transportasi. Sehingga dengan remote working ini kesejahteraan karyawan akan lebih meningkat.

6. Meningkatkan Produktivitas

Waktu yang terbuang saat berada di perjalanan dari rumah menuju kantor biasanya sudah menguras energi. Apalagi bila menggunakan kendaraan umum, sudah berdesak-desakkan, macet pula. Energi anda yang tadinya sudah penuh perlahan berkurang karena rasa emosi akan kemacetan dan letih pun mendera karena berdesak-desakkan dalam waktu yang lama.

Anda pun sampai di kantor dalam keadaan lemas. Apa jadinya? Tentunya membuat kinerja dan produktivitas anda berkurang. Ide-ide segar pun terasa terhambat. Beda ceritanya apabila bekerja secara remote.

Sesudah badan terasa segar setelah mandi, anda bisa mengenakan baju terbaik anda untuk bekerja. Anda bisa memilih untuk bekerja di rumah, cafe, coffee shop atau tempat lainnya. Saat itu baterai energi anda masih penuh sehingga ide-ide dalam kepala masih deras mengalir. Kinerja dan produktivitas anda pun semakin meningkat. Itulah salah satu manfaat besar dari remote working yakni meningkatkan produktivitas.

7. Menjadi Semakin Melek Teknologi

Kelebihan dari remote working adalah mau tidak mau harus melek teknologi. Sesuai sekali dengan karakteristik dari generasi millennial dan generasi Z yang  sedari bayi sudah akrab dengan teknologi.   Bekerja secara remote membuat anda akrab dengan tools-tools teknologi seperti meeting online menggunakan zoom, google meet, dan aplikasi lainnya. Selain itu anda juga akan akrab dengan aplikasi untuk task management  seperti trello, asana, dan lain sebagainya.

Bagi seorang guru yang bekerja secara remote pun semakin melek teknologi, bisa mengajar dengan menggunakan video conference, atau menggunakan learning management system. Remote working ini membuka wawasan baru untuk selalu update dengan perkembangan teknologi.

Dari tujuh alasan tersebut, apakah sobat ngobi tertarik untuk menjalani karir secara remote working? Mana yang menjadi alasan favorit bagi sobat ngobi? Ayo, share alasan favoritmu ya, sob!

5 Comments

Leave a comment